LSM Sebut Kenaikan Tarif STNK & BPKB untuk Capai Target APBN

Rabu, 11 Januari 2017 10:36


Ilustrasi. (Foto: int)

108Jakarta.com - Direktur LSM Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam menduga kenaikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Polri adalah untuk mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017.

Pasalnya, ia menduga pemerintah menyadari bahwa penerimaan negara dari pajak tidak menunjukkan kenaikan yang berarti sehingga pemerintah berupaya mencari sumber penerimaan lainnya untuk menopang kebutuhan anggaran belanja. 

"Kenaikan tarif PNBP diduga dilakukan karena kenaikan penerimaan negara melalui sektor pajak enggak bisa menopang belanja negara," kata Direktur Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam di Jakarta, Selasa.

Pihaknya mencatat anggaran belanja Polri pada 2017 yakni sebesar Rp8,33 triliun. Untuk menopang anggaran belanja tersebut, target pendapatan Polri dari PNBP Jasa Kepolisian dinaikkan menjadi Rp6,9 triliun pada 2017, naik dari target pendapatan Polri dari PNBP di tahun sebelumnya yakni Rp4,9 triliun.

Upaya untuk mencapai target tersebut berasal dari kenaikan biaya kepengurusan STNK, BPKB dan TNKB.

Roy Salam pun mensinyalir bahwa kenaikan PNBP Polri adalah untuk memenuhi kebutuhan anggaran di internal Polri.

"PNBP ini dasarnya untuk kepolisian. Ketika Korlantas meminta kenaikan anggaran, pemerintah menaikkannya dari (pendapatan) PNBP Polri, bukan dari penerimaan pajak saja," katanya.

Pihaknya berharap kenaikan PNBP Polri sebaiknya benar-benar diikuti dengan peningkatan fasilitas dan kemudahan kepengurusan dokumen kendaraan bermotor.

"Kenaikan tarif dan penambahan jenis obyek PNBP pada satu sisi bisa dimaknai sebagai usaha untuk mengoptimalkan penerimaan negara. Tetapi hal ini akan jadi sia-sia jika tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan," ujarnya.

Ia menambahkan, Polri juga harus memperbaiki keterbukaan data terkait laporan pengelolaan dana PNBP Polri sehingga publik tidak berburuk sangka.

"Keterbukaan data yang mencakup jumlah, nilai dari tiap jenis PNBP harus dijabarkan di situs Polri. Bila perlu laporkan datanya tiap bulan," katanya.

(han)


Berita Terkait
Tragis, Sedan Mewah Aston Martin Tabrak Separator Busway di Harmoni
Cuaca Ibukota Hari Ini Diprediksi Cerah Berawan 
Inilah Jadwal Penerapan e-Toll di Ruas Jakarta-Cikampek
Jakarta Diprediksi Cerah Sepanjang Hari Ini
Jakarta Panas Membara, Begini Penjelasan BMKG

Please login for commentKomentar
ThanksInfonya
demi target, apapun jadi yah pak
dowerr
sekarang sudah naik ya tarif STNK BPKB, pastinya jadi nambah duit lagi nih
suiyong
berarti ditahun depan mengurus stnk gak terlalu mahal lagi.
lawangnikuhinji
Menaikan harga demi untuk mencapai target APBN menurut saya itu cara yang cukup baik
IndomieTelor
kalo gitu ngurus tahun 2017 ini agak mahal dong
LampungBergetar
ya mungkin sebagian orang yang mampun egk masalah soal kenaikan ini, tapi ya egk mampu apakah egk difikirkan juga pak?
mongi
tapi naek harganya gak 100% parah banget
pakaihatidong
kenapa juga selalu di bebani oleh rakyat.
chacha
biarin aja dinaikin tarif STNK & BPKB biar jalanan ga macet
ferry
harusnya jangan lagi memberatkan masyarakat dengan kenaikan2 seperti itu
12