Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencabulan ABG, Satu Diantaranya Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Rabu, 11 Januari 2017 9:53


Ilustrasi. (Foto: int)

108Jakarta.com - Petugas Polres Tangerang Selatan berhasil menangkap dua pria pelaku pencabulan terhadap seorang gadis ABG di Taman Kota 2, Jalan Tekno Widya, Setu, Tangerang Selatan. Salah satu pelaku yang berprofesi driver sopir taksi online dilumpuhkan dengan timah panas karena berupaya melarikan diri.

Kedua pelaku, AW alias Mandor dan PF alias Ambon, ditangkap polisi pada dua lokasi berbeda. Mereka dilaporkan atas tindak pencabulan terhadap korbannya, MP (15) saat bermain ke Taman Kota 2, beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Akhmad Alexander Yurikho Hadi menuturkan, petugas terpaksa mengambil langkah tegas saat melakukan penangkapan terhadap pelaku PF alias Ambon, di daerah Rawa Buntu, Serpong.

"Saat tim mau menangkap, pelaku malah melarikan diri, sudah kita berikan peringatan. Akhirnya kita lumpuhkan di bagian kaki," tutur AKP Yurikho saat menggelar jumpa pers kepada sejumlah wartawan, Selasa (10/1/2017).

Dari pengakuannya, Ambon memang bekerja paruh waktu sebagai sopir taksi online. Namun, kebanyakan waktunya, justru banyak dihabiskan kumpul dengan teman-temannya di sekitar Taman Kota 2. "Salah satunya, PF bekerja paruh waktu sebagai sopir Grab Online," ungkapnya.

Sebelumnya, polisi mendapat laporan dari keluarga korban jika anak gadisnya dicabuli dengan cara disetubuhi dan dipaksa melakukan perbuatan asusila oleh para pelaku pada Jumat (30/12/2016) lalu, di bangunan kosong Taman Kota 2.

Kala itu, MP dan kekasihnya AD, 20 tahun, tengah memadu cinta di Taman tersebut. Karena sepi dan tertutup banyaknya rimbunan pohon, akhirnya sepasang sejoli   tersebut nekat berbuat mesum. Namun, aksinya itu diketahui oleh PF dan AW, lantas selanjutnya korban diintimidasi dan dipaksa melayani nafsu birahi kedua pelaku.


(han)


Berita Terkait
Anies-Sandi Dapat Dukungan Warga Minang Jakarta
PLT Gubernur DKI Resmikan Outlet Suvenir Betawi di Monas
Polisi Belum Tahu Motif Bunuh Diri Inao Jiro Manajer JKT48
Keluarga Minta Polisi Tak Autopsi Jenazah Manajer JKT48 Inao Jiro
Kamis Pagi Hujan Guyur Jakarta, Sejumlah Ruas Jalan Macet

Please login for commentKomentar
sumaryani
makin banyak saja tindakan asusila dan korbannya masih di bawah umur
Linda
begitulah jaman sekarang org berbuat asusila dimana aja, ga pandang tempat.
bengbeng
mulai marak lagi nih kasus pencabulan anak di bawah umur meski sudah ancaman hukuman di kebiri tapi kayanya ko engga ada takut yah
slenteng
hukum seberat beratnya pak biar tahu rasa
Samuel
taman kota BSD Tangerang memang rawan dijadikan tempat mesum, sebaiknya harus dijaga oleh beberapa petugas keamanan
patgulipat
Lagian pacarannya di tempat remang-remang sih jadi kayak gitu akibatnya
LupaNyabut
oke lagi lagi tangerang selatan yg menjadi sasaran para pelaku. sekalian aja pak tembak kepalanya deh
dedy
mangkanya tuk melakukan mesuk harus di pikir ulang.bagus tidak di rampok dan di bunuh,di taman yg sepi dan tertutup di fungsikan tuk berbuat mesum.
runi
ini namanya pasangan mesum jadi korban mesum, tapi orang "iseng" macam gini memang harus dikasih pelajaran lah, kalo memang gak suka dengan mesumnya pasangan ini kan bisa di laporkan ke pihak yang berwenang, bukannya malah ikutan mesum
Ngopikuy
bagus deh kalo anggotanya sudah ada yang dilumpuhkan walaupun satu orang.
123