Gubernur Djarot Pastikan Nama Simpang Susun Semanggi

Senin, 17 Juli 2017 16:34


(ist)

108jakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah memutuskan nama untuk Simpang Susun Semanggi yang akan segera dibuka untuk umum pada 29 Juli nanti. Nama simpang susun tersebut tidak ada perubahan, tetap Simpang Susun Semanggi.


Menurut Djarot, keputusan tersebut sudah disepakati saat rapat pimpinan (rapim). Usai ada keputusan soal nama, selanjutnya Djarot memerintahkan pembuatan Keputusan Gubernur agar nama tersebut bisa disahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


"Tadi kita putuskan, mereka sepakat, namanya Simpang Susun Semanggi, tetap. Sama seperti konsep awal yang disampaikan Pak Basuki (Ahok) waktu itu. Namanya tetap dan saya sudah perintahkan untuk bikin Keputusan Gubernur," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).


"Masih diproses (Keputusan Gubernur). Selesai sebelum dibuka open traffic. Itu sebagai dasar untuk nanti kita berkirim surat kepada Presiden untuk grand launching," lanjutnya.


Sebelumnya, Djarot meluruskan soal nama Simpang Susun Semanggi menjadi 'Simpang Badja Semanggi'. Djarot mengatakan sebenarnya penamaan yang benar adalah 'Simpang Baja Semanggi'.


"Itu ada usulan jadi Simpang Baja Semanggi. Baja itu tidak pakai 'D' ya, pakai 'J'. Kalau 'D' berarti Djarot kan," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/7) lalu.


Menurut Djarot, penamaan Simpang Baja Semanggi dilakukan karena konstruksi Simpang Susun Semanggi yang banyak menggunakan baja. "'Ja'-nya itu karena konstruksinya itu lebih banyak dari baja," papar Djarot. 


9ayb/int)


Berita Terkait
Digerebek Berduaan di Kos Kekasih, Pasangan Ini akan Dinikahkan Gratis
Depok Berhasil Raih Penghargaan Kota Layak Anak
Underpass Stasiun Tebet Resmi Dioperasikan
Djarot: Pengendara yang Masuk Trotoar Kami Tangkap
JLNT Casablanca Dijaga Polisi, Pemotor Kabur Melawan Arah

Please login for commentKomentar
ice
jadinya final pakai nama apa lagi?? beneran jadi pakai BAGDJA atau apa?
runi
soal nama aja kok kayaknya sampai ribet gitu sih, disesuaikan aja sama lokasinya, simpang susun semanggi berarti ada di semanggi, repot banget dah
kopi
apalah arti sebuah nama,pake nama yang lama juga gak apa-apa yang penting memberikan manfaat untuk warga DKI
ticia
lucu juga namanya tetap menjadi simpang susun, apapun nama tersebut yang penting bisa memberikan kelancaran kepada para pengguna jalan
AhhGayungToilet
keren banget nih simpang semanggi. jadi pengen jajal lewat sana deh. kayanya seru banget muter muter
bengbeng
Menurut saya nama itu sudah tepat dan bagus tidak terdengar asing dan khas banget sama gambaran jalanya yang emang kaya daun semanggi
alya
mudah-mudahan saja jalan barunya dapat menanggulangi kemacetan yang ada
pakaihatidong
apapun itu namanya sudah pasti akan mengatasi kemacetan di kawasan tersebut.itu kok intinya.
Haries
Namanya tidak di rubah, tetep simpang susun semanggi, jadi tidak usah ada nama yang aneh aneh dong ya berarti
ferry
lebih baik mending pakai yang sudah disepakati oleh pak ahok biar tidak ada tuduhan yang tidak bertanggung jawab
12