Pemprov DKI Serahkan Proyek Koridor 14-15 Transjakarta ke Anies-Sandi

Kamis, 24 Agustus 2017 13:27


(ist)

108jakarta.com - Pemerintah Provinsi Jakarta di era Djarot Saiful Hidayat memastikan tidak akan membangun jalan layang khusus bus TransJakarta koridor 14 dan 15.


Padahal, wacana itu sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2012-2017 yang disusun oleh duet Gubernur dan Wakil Gubernur DKi sebelum Djarot, yakni Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Djarot adalah gubernur yang meneruskan sisa periode kepemimpinan Jokowi-Ahok.


Djarot beralasan, proyek pembangunan itu tidak bisa dilakukan karena pemprov  fokus memperbaiki koridor 13 TransJakarta rute Ciledug-Tendean.


Sebabnya, kata dia, jalan layang 9,4 kilometer tersebut belum sempurna sejak diresmikan pada 16 Agustus 2017.


"Kami masih konsentrasi ke koridor 13, belum sempurna dari segi penerangan jalan dan fasilitas penunjang di setiap halte. Koridor 14 dan 15 belum. Saya belum dapat kajian lengkapnya ya," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/8/2017).


Djarot mengharapkan gubernur dan wakil gubernur Jakarta berikutnya, Anies Baswedan-Sandiaga Uno mau melanjutkan program yang belum terealisasi tersebut.


"Kita serahkan saja (ke gubernur baru). Ke depan, bagimanapun, pembenahan mode transportasi itu diperlukan agar berbasis transportasi masal. Kami akan dorong warga untuk beralih dari kendaraan pribadi,” tuturnya.


Untuk diketahui, koridor 14 TransJakarta dalam rancanangannya bakal membentang dari wilayah Kalimalang hingga ke Blok M, Jakarta Selatan. Sedangkan koridor 15 dari wilayah Pasar Minggu ke Manggarai, Jakarta Selatan.


(ayb/int)


Berita Terkait
Yuk, Intip Lebaran Di Negara Lain

Please login for commentKomentar
DongkrakXenia
kebagian proyek juga gubernur barunya, bisa jadi ajang perbandingan nih, mana yg paling efisien dalam pembangunan transportasi massal, dan seberapa transparannya dalam mengelola dana proyeknya
Haries
Betul lah, masa gubernur baru tidak ada proyek apa apa semua gubernur lama yang ngerjain, enak dong tinggal klaim aja
ticia
Proyek ini harus dilanjutkan dengan baik, jangan hanya di pandang sebelah mata saja, mentang mentang jadi gubernur baru dan ada agenda kerja yang di tergetkan, masalah ini juga sangat serius untuk transportasi massal di jakarta ini
ata
kita lihat aja apakah cara kerja dan hasil kerja kedua petinggi ini bagus
emma
peer nih buat gubernur baru nanti, tersisa hanya 2 koridor 14 dan 15..selama kepemimpinan pak ahok dan pak djarot sdh bnyk koridor2 yg terealisasi bahkan armada2 busway nya jg sdh bnyk dan lebih bagus dr yg sblmnya
ice
udah mulai penyerahan yah , jadi kapan sih mereka dilantik ?
Mama
Iyalah kasih kerjaannya supaya bisa diteruskan , kita berharap hasilnya akan baik juga seperti kerja pak Ahok dan Djarot
novel
Emang udah sewajarnya juga karna masa jabatan beliau mau habis...tapi kesannya jadi kaga enak aja mau lengser kok malah sisakan PR..tapi gapapa lah buat kemajuan jakarta juga kan
Renny
udah serah terima perpindahan nih kayanya dari gubernur lama ke gubernur baru -r-
runi
kebagian proyek juga gubernur barunya, bisa jadi ajang perbandingan nih, mana yang paling efisien dalam pembangunan transportasi massal, dan seberapa transparannya dalam mengelola dana proyeknya
12