Djarot Berharap Banyak Anak Pulau Seribu Jadi Polisi

Rabu, 13 September 2017 11:32


(ist)

108jakarta.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov Jakarta untuk membina calon perserta penerimaan anggota Polri.


Acara penandatanganan kerja sama dilakukan Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana, Rabu (13/9/2017).


Dalam pidato sambutannya, Djarot mengatakan ide ini sangat bagus dan disebut sebagai yang pertama di Indonesia.


"Maka kita doakan bersama supaya Pak Suntana bisa ditambah bintangnya. Supaya kariernya semakin bagus," ujar Djarot di Balai Kota Jakarta.


Djarot mengatakan, setiap orang yang berminat menjadi polisi harus mendapat pelatihan sejak dini. Pelatihan ini diutamakan untuk anak-anak SMA atau sederajat di Jakarta yang berminat menjadi polisi dan berprestasi.


"Harus ada rekrutemen yang aktif, sejak dia duduk SMU. Supaya anak kita punya cita-cita, harapan dan keinginan. Kita pemerintah aktif untuk mewijudkan cita-cita," terangnya.


Ia berharap Polda Metro bisa mengutamakan anak-anak di Kepulauan Seribu yang berprestasi, agar bisa menjadi polisi.


"Kalau pintar banget kamu ke Akpol, dipersiapkan sejak awal, kalau kamu tak mampu betul minimal masuk Bintara," kata Djarot.


Sementara Suntana menjelaskan, kerja sama ini untuk memberikan bimbimbang kemampuan siswa-siswi yang unggul dan berprestasi, baik di bidang akademik, olahraga, dan paskibraka, guna mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri.


"Jadi setiap tahun kepolisian itu melakukan rekruitment, tapi masih bersikap pasif, mereka datang ikut seleksi. Lebih aktif kita ingin polisi-polisi yang akan daftar itu sudah dipersiapkan dari awal," terangnya.


Nantinya, peserta mendapatkan pelatihan fisik, pengetahuan tentang kepolisian. Hal ini akan memudahkan siswa/siswi yang berminat untuk menjadi polisi saat mengikuti tes seleksi.


"Kita mohon bantuan kepada polda untuk terlibat sebagai seleksi aktif dari mulai SMA, kita mulai cari orang yang mau jadi polisi," tandasnya.


(ayb/int)


Berita Terkait
Gubernur Anies Pastikan Monas Terbuka untuk Semua Agama
Titik-Titik Kemacetan Jakarta dan Sekitarnya Pagi Ini
Hari ini DKI Jakarta Diperkirakan Berawan
Pengemudi CR-V yang Tabrak Puluhan Kendaraan di Sudirman Alami Penyakit Bipolar
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jabodetabek Siang IniĀ 

Please login for commentKomentar
Nonaka
tergantungh anak"nya mau jadi polisi apa tidak,tapi kemungkinan karna keterbatasan dana dan fasilitas untuk meengikuti pendidikan polisi
runi
mungkin sebenernya banyak yang berminat untuk jadi polisi, tapi mungkin terbentur oleh keterbatasan dana atau pun fasilitas untuk mengikuti pendidikan polisi ini
pakaihatidong
harapan yang sudah pasti sangat di harapkan banyak orang juga sih,tetapi itu tergantung manusianya juga sih.
ticia
Yang penting menerima dan melatih polisi baru itu yang berkualitas dan bersih sampai kedepan, mengutamakan pelayananan kepada masyarakat luas
suiyong
suatu harapan yang bagus buat anak-anak pulau seribu,bisa menjadi cita-cita yang di inginkan.
Marsim
setuju pak jadi sejak masih duduk di bangku sekolah seharusnya emang sudah di ajarkan geman klo mau jadi polisi dan apa yg harus di pelajari,jadi pas ikut seleksi merka sudah tau apa yg harua si kerjakan
bengbeng
Ya musti di arahkan dan di beri kemudahan bagi anak2 muda kepulauan seribu jika ingin anak2 kepulauan seribu banyak yang mendaftar menjadi polisi
sumaryani
cita cita itu tergantung anak anaknya pak ngak semuanya kepengen jadi polisi jadi doakan saja agar mereka bisa meraih semua cita cita yang diiginkannya tanpa di bebani biaya pendidikan
JakAPolenG
itu inspirasi yg bagus, pastinya sangat senang tuh anak" siswa siswi kepulauan seribu, dan orang tuanya pasti sangat bangga klo anaknya jadi polisi
YankeeOH
yah mungkin itu harapan pak djarot tapi disisi lain mereka punya keinginan sendiri2 , tapi yah mungkin semoga keinginan pak djarot tercapai lah.
12