Kasus Bayi Debora, KPAI: Semua Anak Harus Dilayani

Senin, 11 September 2017 15:49


(ist)

108jakarta.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan rumah sakit (RS) berkewajiban melayani semua pasien. RS tidak boleh mengabaikan layanan medis dengan alasan biaya.


"Semua anak sebenarnya harus dilayani dengan baik dengan prinsip dan dilandasi spirit kemanusiaan," kata Ketua KPAI Susanto dalam jumpa pers di kantornya, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017).


Kasus bayi Debora menurut Susanto menjadi pintu masuk untuk memperbaiki layanan kesehatan secara menyeluruh. Pemerintah diminta melakukan langkah perbaikan terkait sistem layanan kesehatan ramah anak, pembinaan secara keluarga dan kontrol layanan.


Pemerintah juga harus memastikan semua RS merealisasikan Pasal 2 UU Nomor 44/2009 yang menyatakan RS diselenggarakan berasaskan Pancasila dan didasarkan pada nilai kemanusiaan. Sedangkan pada Pasal 3 disebutkan RS bertujuan memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien.


"Meminta evaluasi sistem jaminan dan layanan kesehatan di DKI Jakarta agar berorientasi perlindungan anak, termasuk memastikan semua anak dari keluarga terkendala ekonomi dapat tetap terlayani dengan baik. Mengingat DKI Jakarta dari sisi anggaran cukup besar, selayaknya dapat menjadi barometer percontohan layanan kesehatan yang ramah anak," papar komisioner KPAI Siti Hikmawati.


Terkait kasus Debora, KPAI ikut melakukan pendalaman. Rencananya KPAI akan memanggil pimpinan RS Mitra Keluarga Kalideres untuk mengklarifikasi sistem dan layanan yang dilakukan.


Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto, mengatakan ada kelalaian yang dilakukan pihak RS. RS diduga lalai saat mencari rujukan rumah sakit lain untuk bayi Debora.


"Satu lagi adalah ada kelalaian dari pada rumah sakit, walaupun ia juga mencari tempat rujukan RS lain lewat telepon. Tapi juga menyuruh keluarga pasien mencari tempat rujukan yang harusnya dilakukan pihak RS," kata Koesmedi dalam jumpa pers di kantornya. 


(ayb/int)


Berita Terkait
Tragis, Sedan Mewah Aston Martin Tabrak Separator Busway di Harmoni
Cuaca Ibukota Hari Ini Diprediksi Cerah Berawan 
Inilah Jadwal Penerapan e-Toll di Ruas Jakarta-Cikampek
Jakarta Diprediksi Cerah Sepanjang Hari Ini
Jakarta Panas Membara, Begini Penjelasan BMKG

Please login for commentKomentar
Jakapoleng
sekarang banyak rumah sakit yg mengatas namakan yg bikin orang terharu
Marsim
rumah sakit yg tidak melayani paseiennya harus di laporkan tuh biar di cabut ijinya.
bengbeng
Ya beginilah kalau jadinya nyawa manusia kedudukannya berada jauh di bawah ketimbang uang maka yang ada uang lebih di utamakan dulu soal nyawa belakangan miris memang
alya
bukan hanyak anak-anak saja tapi semua golongan harus dilayani dulu agar nyawa tidak melayang
sumaryani
benar sekali semua anak ataupun pasien mau orang susah ataupun kaya semua harus di layani dengan baik
KaroKalemCuy
Semua orang berhak mendapatkan jaminan keselamatan pasien dan tidak pilih pilih manah pasien yang harus diperiksa terdahulu. Yang terpenting kalau ada pasien yang masuk gawat darurat secepatnya harus di tangani.
Grace
Promo DEPOSIT 100 % setiap saat hanya di www.Kakektogel.com yuk ikutan gabung !!
emma
tidak hanya semua anak, tapi semua orang berhak mendpatkan kehidupan yg layak, spt halnya pengobatan..terutama masyarakat kelas menengah bawah
novel
karna anak2 daya tahan tubuhnya lemah mangkanya di saat kondisinya parah dan mendesak harus nya bisa segera di tangani..lalu bagaimana dgn pasien dewasa dgn kondisi yg sama..apakah akan dapat pelayanan yg sama
Kokomkomariah
memang benar semua pasien yang sedang kritis harus segera diberi pertolongan, tapi nyatanya kan di negeri ini yg miskin selalu susah cepat dapat pertolongan jika sakit... lalu kalau warga yg benar-benar miskin dan ga punya uang bagaimana? perlu dipikirkan mekanisme yg pas, biar tidak disalahgunkan oknum masyarakat yg mengaku miskin....