Begini Kronologi Pembunuhan Pria dalam Karung di Kampung Rambutan

Rabu, 15 November 2017 10:52


(ist)

108jakarta.com - Polisi meringkus Badrun (43), pembuang jasad dalam karung di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Korban atas nama Imam Maulana (19) meninggal dunia setelah dihajar pelaku di sebuah rumah laundry, di Cibubur, Bekasi, Jawa Barat.


Kapolres Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, menyampaikan kejadian itu berawal saat pelaku baru kembali ke tempat laundry atau pencucian baju, sekitar pukul 24.00 WIB, Minggu 12 November 2017.


"Korban pulang dalam keadaan mabuk dan minta uang ke pelaku," tutur Andry, Rabu (15/11/2017).


Tingkah korban membuat pelaku naik darah. Cekcok pun terjadi hingga akhirnya tendangan pelaku mendarat ke korban.


Selain itu, masalah asmara diduga menjadi pemicu pelaku kalap mengakhiri nyawa korban. "Pelaku tendang korban hingga jatuh dan meninggal dunia. Korban dibungkus dengan (karung) plastik dan karpet," jelas Andry.


Setelah bungkusan berisi jasad korban dipastikan rapat, pelaku langsung menuju Terminal Kampung Rambutan. Dia kemudian menitipkan bungkusan itu ke warung persis di samping pangkalan bus Warga Baru jurusan Subang-Kampung Rambutan.


"Sampai warung milik saksi tutup, bungkusan itu tidak juga diambil oleh orang yang menitipkannya," ujar Andry.


Akhirnya, pemilik warung melaporkan keberadaan bungkusan itu ke Pospol Terminal Kampung Rambutan pukul 15.30 WIB, Selasa 14 November. Sementara bungkusan sudah dititipkan sejak pukul 06.00 WIB, Senin 11 November.


"Petugas membuka bungkusan dan diketahui isi bungkusan adalah mayat seorang laki-laki," Andry menandaskan.


(ayb/int)


Berita Terkait
Please login for commentKomentar
DongkrakXenia
ya ampun orang ditaro didalam karung tega banget yag berbuatnya. harus ditangkap dan sial nih
Fajar
wah sadis juga yah masa persoalan sepele saja harus sampai hilang nyawa begitu yah
novel
aneh juga itu pelakunya kalo mau menghilangkan jejak knapa juga mayat korbannya malah di titip di warung ya udah pasti ketauannlah..saking paniknya kali
Arif
Dendam pribadi mungkin itu motif nya,sekarang nyawa orang dengan mudah bisa hilang
Juragan
kasihan dan keji dan biaab.. semoga semua pada nahan semua
hendra
kejam sekali orang nya, apa mungkin di mabuk atau gimana,
StelKendo
Lagi lagi kisah asmara yang menyebabkan perkelahian yang berujung kematian, masalah asmara aja sampai tega membunuh orang lain.
ticia
ada aja kelakuan orang seperti ini, tidak ada otak nya sudah, bisanya cuman mabuk dan malak orang
Ibnu
Biadap sekali yaa, segera lakukan pengejaran deh biar pelakunya cepet ketangkep dan berikan hukuman yang setimpal
ata
ini orang akalnya juga gak sehat yg pelakunya, udah abis bunuh malah di titipin sama orang
12