Sandiaga-Rini Bahas Percepatan Pembangunan di Jakarta

Senin, 08 Januari 2018 11:02


(ist)

108jakarta.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membahas pembangunan di Jakarta sambil berlari bersama di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin pagi.


Usai berolahraga selama hampir satu jam, mereka sarapan besama di Bubur Kwan Tung di Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat.


Selama berlari dan sarapan, Wagub dan Menteri Rini membahas perkembangan beberapa pembangunan infrastruktur di Jakarta. Rini menyebut BUMN dan Pemprov DKI akan bersinergi dalam mempercepat pembangunan-pembangunan di Jakarta.


"Salah satunya yang paling kita utamakan, kita membicarakan mengenai transportasi. Terutama stasiun-stasiun. Bagaimana kita bisa membangun stasiun-stasiun ini. Sehingga menjadi mix use dalam arti bisa ada perumahan untuk masyarakat berpendapatan rendah, bisa ada daerah untuk UKM, lapak area untuk penjualan UKM itu bisa kita kembangkan bersama," kata Rini.


Sandiaga menjelaskan kerja sama antara Pemprov DKI, BUMD Jakarta, dan Kementerian BUMN akan terus dilakukan dalam merealisasikan proyek yang menjadi prioritas pembangunan di Ibukota.


"Bagaimana mengintegrasikan stasiun Gambir dan stasiun Juanda, bagaimana mengakselerasi pembangunan di Stasiun Tanah Abang, di Stasiun Manggarai, di Stasiun Senen, di stasiun Jati Baru. Itu yang jadi prioritas," kata Wagub.


Dia menjelaskan beberapa proyek akan menggunakan konsep Transit Oriented Development (TOD), sehingga mampu membentuk sistem yang terintegrasi. Selain membantu konektivitas warga Jakarta, Wagub menuturkan proyek pembangunan infrastruktur Jakarta akan memprioritaskan pada penciptaan lapangan kerja, penyediaan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan pergerakan ekonomi akar rumput melalui UMKM.


"Pemprov DKI terlibatnya dari segi regulasi, perizinan. Pemprov juga ingin juga terlibat dari segi integrasi transportasi, Pemprov juga ingin terlibat dari segi penyediaan rumah dengan  harga terjangkau, mungkin sebagian bisa dengan rumah dengan DP nol Rupiah. Juga kita ingin keterlibatan BUMD," kata Sandiaga.


(ayb/int)


Berita Terkait
Pelajar SMP Tewas Tertabrak Bus TransJakarta
Ini Syarat untuk Mendapatkan Rumah DP 0 Rupiah di DKI Jakarta
Pemprov DKI Siapkan Jalur Khusus Motor di Jalan Thamrin-Sudirman
Pemprov DKI Akan Bangun TOD di Terminal Kampung Rambutan
BMKG: Waspadai Hujan dan Angin Kencang Mulai Siang Hari

Please login for commentKomentar
kamisPahing
dengan adanya rapat ini semoga menghasilkan ide ide yang brilian untuk membahas pembangunan jakarta
rana
rapat doang kerjanya mah kagak! kerja dong, jangan kebanyakan rapat yang gak jelas