Pemprov DKI akan Gratiskan Rusun Bagi Lansia dan Difabel

Kamis, 08 Februari 2018 14:27


Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Agustino Darmawan (ist)

108jakarta.com - Pemprov DKI Jakarta berencana menggratiskan sewa rumah susun (rusun) bagi para lansia dan difabel. Penggratisan itu kini digodok Dinas Perumahan dengan menyusun draf perubahan Pergub Nomor 111 Tahun 2014 tentang Mekanisme Penghunian Rumah Susun Sederhana Sewa.


"Orang yang lansia itu dibebaskan dari biaya sewa retribusi. Lalu yang punya keterbatasan, cacat, dan sebagainya," kata Kepala Dinas Perumahan Pemprov DKI Agustino Darmawan di Balai Kota, Kamis (8/2).


Agustino mengatakan, draf revisi pergub tersebut kini sedang disusunnya. Selain pembebasan biaya sewa bagi lansia dan difabel, dalam draf tersebut juga diusulkan penggratisan biaya sewa selama tujuh bulan bagi penghuni yang baru pindah dari tempat asal. Pertimbangannya, kata dia, terkait pekerjaan mereka.


"Selama tujuh bulan dia dibebaskan (bayar sewa), karena kan belum punya kerja dia, usulan kita begitu," ujar dia.


Ia menambahkan, revisi pergub tersebut rencananya juga memasukkan aturan penggratisan selama tiga bulan bagi penghuni lama terhitung sejak sebelum rusun direvitalisasi. Alasannya, kata Agustino, mereka butuh sewa tempat tinggal selama rusun dilakukan perbaikan.


"Misalnya rumah susun mau direvitalisasi, penghuni yang lamanya itu kan mesti pindah, bangunannya mau diambrukin, tiga bulan sebelum bangunannya dirubuhin, dia dibebaskan untuk bayar sewa, supaya dia bisa menggunakan biayanya itu untuk mencari tempat dia tinggal sementara," ujar dia.


(ayb/int)


Berita Terkait
Please login for commentKomentar
DongkrakXenia
harus diapresiasi untuk pemprov dki jakarta jika memang terwujud apa yg diniatkan karena selain membantu para difabel dan lansia dalam mendapatkan tempat tinggal ini pun sebagai nilai plus untuk jakarta di mata daerah-daerah sekitar.
mustafa
semoga ini beneran ya pak, tidak hanya pencitraan saja
Jaebum
Benaran tidak nih digratiskan karena biasanya di lapangann beda sekali kejadiannya
Haries
Kita lihat saja, apakah ini terealisasi apa tidak, atau hanya statement belaka
Anjar
beneran ini gratis total ? atau cuma gratis didepaN nya saja, / karena apabila gratis diawal nya saja bisa memberatkan untuk orang lansia tersebut.
Dzulfikar
bagus sih nih program rusun gratis, tapi sudah pasti nanti banyak calo nya nih
Iyan
harus diapresiasi untuk pemprov dki jakarta jika memang terwujud apa yang diniatkan karena selain membantu para difabel dan lansia dalam mendapatkan tempat tinggal ini pun sebagai nilai plus untuk jakarta di mata daerah-daerah sekitar.
Mama
Lansia dan difabel nya harus pakai syarat apa lagi untuk bisa dapat gratis ?
sumaryani
mereka pasti merasa sangat bersyukur sekali karena di gratiskan
novel
Sudah sepatutya bgitu karna mereka2 ini bisa di katagori kan orang2 yg tak mampu